Target Menang Hibah Penelitian Dosen, LPPM USM Adakan Bimtek Selama 3 Hari

(Dr. Hayati, MA (Wakil Rektor 3), dalam Pembukaan Bimtek bersama Dr. Muslem Daud, M.Ed (Ketua LPPM)
 di Aula Dr. Mr. Teuku Moehammad Hasan, 13/ 10/ 2020

Banda Aceh, 16 Oktober 2020

Untuk menggenjot kuantitas dan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat tahun depan, 2021, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) adakan Bimbingan dan Teknis (Bimtek) kepada para dosen dan peneliti di lingkungan Universitas Serambi Mekkah, selama 3 hari, bertempat di Aula Dr. Mr. Teuku Moehammad Hasan 13/10/2020.

Kegiatan yang dimulai tanggal 13 Oktober (kemarin red) mengadirkan para Reviewer bersertifikat Nasional, antara lain Dr. Evi Apriana, M.Pd,  Dr. Muhamad Saleh, M.Pd. Selain itu, para dosen Senior seperti Dr. Drs. Abubakar A Djalil, MSi (Ketua LPPM, 2013-2017), dan Vera Vienna, ST, MT, Dr. Dian Aswita, S.Pd, M.Pd (Sekretaris LPPM) yang telah banyak melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat juga ikut dilibatkan.

 (Kegiatan Bimtek Pembekalan hari 1, dibawakan oleh Dr. Evi Apriana, M.Pd,  Dr. Muhamad Saleh, M.Pd )

Rektor Universitas Serambi Mekkah, Dr. Teuku Abdurrahman, SH, SpN, MH, memberikan  apresiasi kepada LPPM atas akselerasi kegiatan LPPM dengan berbagai kegiatan termasuk Bimtek 13-15 Oktober ini. Sementara itu, Wakil Rektor 3, Dr. Hayati, M.A mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh LPPM sangat penting dan pada saat tepat. Apalagi dalam beberapa hari ke depan akan dibuka peluang pendanaan dari Kementerian. ‘Jadi kesempatan baik ini supaya digunakan sebaik baiknya’, ujar Dr Hayati dalam sambutan pembukaan Bimtek, mewakili Rektor USM Selasa 13 Oktober 2020.

Ketua LPPM, Dr. Muslem Daud, M.Ed mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada seluruh dosen dan peneliti Universitas Serambi Mekkah untuk terus belajar dan mengembangkan diri dalam menjalankan amanah Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya penelitian dan pengabdian masyarakat. Diharapkan para dosen dan peneliti akan terpacu dalam memaksimalkan kesempatan, termasuk peluang pendanaan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), Kementerian Pendidikandan Kebudayaan Republik Indonesia.

(Kegiatan Bimtek Pembekalan hari ke 2, dibawakan oleh Dr. Dian Aswita, S.Pd, M.Pd)

‘Alhamdulillah, menurut informasi saya terima dari Pak Almukarramah, S.Pd, M.Pd (staf LPPM/ Operator) hingga hari ke dua sudah 43 proposal yang terkumpul, dan kita berharap akan lebih banyak lagi hingga besok’ ujar Kepala LPPM ditemui di sela-sela Bimtek. ‘Kiranya ini menjadi hal baik, mengingat jumlah penelitian didanai oleh Kementerian dalam dua tahun terakhir terbatas’ pangkas alumni Program Doktor di Taiwan tersebut.

Hingga hari ke dua (Rabu, 14/10/2020), kegiatan Bimtek masih berlangsung dengan variasi sesi pembekalan di pagi hari dan sesi bimbingan langsung sehabis siang hingga sore. Semoga para dosen dan peneliti menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya dan berhasil. Amin.

Penyerahan Sertifikat Kepada Pemateri di Hari Terakhir BIMTEK (15 Oktober 2020)

LPPM Sosialisasi Panduan Terbaru, Rektor USM: Penelitian itu Wajib

Banda Aceh, 10 Oktober 2020

Untuk akselarasi penelitian dan pengabdian masyarakat tahun depan, 2021, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)  adakan sosialisasi Buku Panduan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat XIII kepada para dosen dan peneliti di lingkungan Universitas Serambi Mekkah, bertempat di Aula Dr. Mr. Teuku Moehammad Hasan Jum’at 09/10/2020. Kegiatan yang dimoderatori oleh Dr. (Cand.) Fadhilah, M.Pd, mengahdirkan Pemateri Muslem Daud, Ph.D (Ketua LPPM) dan Dr. Drs. Abubakar A Djalil, MSi (Ketua LPPM, 2013-2017). Acara tersebut turut mengundang unsur Pimpinan: Rektor, Wakil Rektor 1, Wakil Rektor 3, Para Dekan, dan Pejabat Kampus USM lainnya.

Penelitian Wajib, Boleh Salah Tidak Bohong.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Serambi Mekkah, Dr. Teuku Abdurrahman, SH, SpN, MH menegaskan bahwa semua dosen wajib melakukan penelitian, dan juga pengembangan,  yang dilanjutkan dengan pengabdian kepada masyarakat.

Karena itu, Rektor USM mengapresiasi LPPM, dan menegaskan pentingnya acara sosialisasi Panduan pada hari ini. Sehingga kesempatan penelitian dan pengabdian masyarakat dapat terfasilitasi dengan baik. Diharapkan juga proposal sesuai panduan, selanjutnya kuantitas kegiatan akan meningkat. Begitu juga halnya dengan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh para dosen dan civitas akademika USM, dapat terus berkiprah dan berkembang.

Dalam kaitannya dengan penelitian, sang Rektor mengingatkan bahwa ‘boleh salah tapi tidak boleh bohong’. Kesalahan dapat diperbaiki dengan penelitian selanjutnya. Namun berbohong dari berbagai sisi tidak dapat dibenarkan. Karena itu lakukan citasi yang benar, dan kroscek ulang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan termasuk plagiasi, dan seterusnya.

Rektor juga mengiginkan supaya pengabdian pada masyarakat supaya digenjot baik melalui kegiatan desa binaan, dukungan pada masyarakat petani dan nelayan, industri kecil dan menengah.

Siap Memfasilitasi dari Nol

Dalam pemaparannya, Muslem Daud, M.Ed, Ph.D mengatakan bahwa sosialisasi pada hari ini adalah untuk memberikan informasi lebih awal, mempersiapkan para dosen dan peneliti secara lebih baik. Sehingga proposal penelitian dan pengabdian pada masyarakat akan naik di tahun 2021, baik dari sisi jumlah dan kualitas proposal, maupun pendanaan. Karena itu, LPPM siap memfasilitasi mulai dari Nol hingga selesai proses penyampaian proposal penelitian ke kementerian.

Berbagai skema yang digariskan oleh pemerintah, tinggal diikuti, dipilih, dituangkan dalam bentuk tulisan, dan datang kepada LPPM untuk penyempurnaan di mana perlu. LPPM akan memberikan pendampingan melalui tenaga-tenaga ahli terdiri dari para dosen senior dan reviewer bersetifikat nasional, dan operator teknis handal.

‘Dengan potensi yang kita miliki, kita yakin bahwa kita dapat raih peluang-peluang ini. Apaliagi banyak dari dosen kita yang membantu berbagai instansi di luar kampus yang dapat menjadi mitra dalam penelitian dan juga pengabdian kepada masyarakat’ ujar Dr. Muslem, menyemangati para peserta.

Ikuti Panduan

Sementara itu, Dr. Drs. Abubakar A Djalil, M.Si, dalam pemaparannya menyebutkan bahwa komitmen LPPM untuk peningkatan status Binaan ke Madya perlu didukung secara bersama-sama. Kalau sudah Madya, maka banyak hal bisa kita lakukan dan dana yang dikelolapun lebih banyak, hingga 6 M. Selanjutnya, secara bertahap dapat ditingkatkan ke tingkat yang lebih tinggi dengan dana yang berlipat. Karena itu, kesempatan ini perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya apalagi LPPM sudah mau membina, mendampingi dari proses awal hingga akhir penyerahan proposal penelitian dan pengabdian masyarakat.

Secara teknis, Buku Panduan yang sedang disosialisaikan supaya benar-benar diikuti, baik dari sisi format penulisan, jumlah kata, font, dan seterusnya jangan dianggap remeh. Terkadang Reviewer pertama sekali mengecek adalah kepatuhan peneliti pada format. Artinya jangan sampai belum apa-apanya sudah tersingkir duluan. Sementara itu, para peneliti juga memperhatikan jenis dan tipikal skema penelitian dan pengabdian masyarakat yang diikuti. Ini penting karena masing-masing skema berbeda tujuan dan sasaran antara satu dan lainnya’ papar mantan Kepala LPPM yang mengelola dana puluhan Milyar dari tahun 2013-2017 tersebut sembari mendapat applaus dari peserta.

Kegiatan sosialisasi Buku Panduan Penelitian Edisi XIII yang tetap berpegang pada protokol Covid-19, tersebut berlangsung hingga jelang siang merupakan tindaklanjut dari komitmen LPPM untuk memfasilitasi para dosen dan peneliti USM lolos dalam proposal penelitian tahun 2021. Berdasarkan konfirmasi kepada Sekretaris LPPM, Dr Dian Aswita, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa dalam beberapa hari ke depan akan diaadakan Bimtek dan Pendampingan secara kontinue sampai dengan selesainya proses upload proposal oleh masing-masing dosen dan peneliti sebagai bagian akhir proses pengajuan pendanaan ke Kemendikbud Ristek-Brin. Semoga berhasil. Amin.