Universitas Serambi Mekkah Raih Peringkat 6 Dana Hibah Nasional Kemenristek


Muslem Daud, Phd Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Serambi Mekkah

Banda Aceh, 18/02/2021

Universitas Serambi Mekkah (USM) Banda Aceh berhasil memborong 30 paket dana hibah untuk penelitian dari Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) RI.

“Alhamdulillah, USM tahun 2021 berhasil meraih peringkat enam nasional dengan meraih 30 paket dana hibah untuk penelitian para dosen,” kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) USM, Dr Muslem Daud SAg MEd, kepada aceHTrend, Kamis (18/2/2021) di Banda Aceh.

“Sangat menggembirakan. Capaian ini berhasil kami raih berkat sejumlah pembinaan untuk akademisi USM pada pengujung tahun 2020,” katanya.

“Capaian ini jauh melompat dari tahun sebelumnya yang hanya empat judul. Tahun ini peringkat kita melompat jauh. Apalagi ada beberapa perguruan tinggi di Aceh ada yang tidak mendapatkan satu paket pun,” ujar pria asal Keumala yang pernah belajar di Flinders University, Australia, ini.

Muslem menyebutkan, pihak USM sudah menerima surat Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat, Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/ Brain), Nomor B/112/E3/RA.00/2021 Tanggal 18 Februari 2021, memberikan kabar baik bagi para dosen peneliti Universitas Serambi Mekkah. Surat tersebut juga menempatkan USM sebagai pemenang dana penelitian top 10 di tingkat nasional.

Kesuksesan mendapatkan dana hibah pemerintah dengan meloloskan 30 proposal penelitian menempatkan universitas yang didirikan oleh Pahlawan Nasional, Dr Mr T Haji Moehammad Hasan itu bertengger di jajaran nasional kategori binaan.

Capaian ini tidak lepas dari kinerja yang ditunjukkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) USM selama ini, sehingga USM sebaris dengan universitas-universitas ternama lainnya seperti Universitas Jenderal Achmad Yani Yogjakarta dan Universitas Sembilan Belas November (Negeri) Kolaka-Sulawesi.

Persiapan-persiapan menyongsong dana pemerintah tersebut dilakukan LPPM USM mulai dari sosialisasi aturan, bimbingan teknis, dan pendampingan digitalisasi proposal ke laman similitabmas Kemenristek/ Brain, sebelum dan jelang penerimaan proposal beberapa waktu lalu.

Rektor USM, Dr Teuku Abdurahman SH SpN, kepada media mengatakan bahwa  pihaknya patut bersyukur. Pencapaian ini bukan hanya membuat USM dapat bersanding dengan universitas lain di tingkat nasional, tetapi juga karena geliat LPPM selama ini telah menunjukkan hasil nyata. Rektor juga mengapresiasi tim LPPM yang solid dan terus memberikan dukungan teknis kepada para dosen/peneliti USM.

Menurut Sekretaris LPPM, Dr Dian Aswita SPd MPd, didampingi Almukarramah SPd MPd (Bagian Administrasi LPPM) mengatakan bahwa mereka masih menunggu pengumuman dana hibah Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

“Kiranya akan ada dana tambahan lagi untuk para dosen USM sehingga kiprah USM melalui para dosen dan civitas akademikanya kian meningkat kepada masyarakat Aceh khususnya dan Indonesia pada umumnya. Semoga. Amin,” katanya.

Berita ini diposting oleh acehtrend.com pada Kamis 18/02/2021 20;20 wib dengan judul Borong 30 Penelitian, USM Raih Peringkat 6 Dana Hibah Nasional Kemenristek link: https://www.acehtrend.com/2021/02/18/borong-30-penelitian-usm-raih-peringkat-6-dana-hibah-nasional-kemenristek/

Pengajuan Penelitian Meningkat 430 %, Rektor Apresiasi LPPM

Banda Aceh|| Peningkatan 430% pengajuan proposal penelitian oleh Lembaga Pengabdian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) dari tahun lalu, mendapat perhatian khusus dari Rektor Universitas Serambi Mekkah (USM), Dr. Teuku Abdurrahman, SH, SpN. ‘Kita memberikan apresiasi terhadap capaian bagus ini’, ujarnya. ‘Kita juga memberikan apresiasi atas etos kerja yang ditunjukkan dalam pembenahan administrasi dan landasan kerja, peningkatan kompetensi para dosen dan peneliti sehingga USM dapat bersanding di tingkat nasional dan Internasional’ ujar pimpinan Kampus yang didirikan oleh Pahlawan Nasional tersebut.

Pengajuan Proposal Meningkat dari Tahun 2019

Sebagimana diinformasikan oleh operator LPPM USM, Almukarramah, S.Pd, M.Pd bahwa jumlah proposal penelitian yang diajukan untuk tahun 2021 sebanyak 126 proposal (79 penelitian dan 47 pengabdian masyarakat). Dari jumlah tersebut, 92 proposal  lengkap dan diterima LPPM USM. LPPM telah melakukan screening kecukupan data dukung dan verifikasi plagiasi, untuk mendapatkan persetujuan Pimpinan LPPM. Hasilnya 92 proposal mendapatkan persetujuan dan telah diusulkan ke DRPM Kemendikbud melalui sistem similitabmas Kemendikbud.

Secara terpisah, Sekretaris LPPM, Dr. Dian Aswita, S.PD, M.Pd mengatakan bahwa kuantitas pengajuan proposal tahun ini ke DRPM meningkat lebih 4 kali lipat atau 430% dari tahun 2019. ‘Tahun lalu berjumlah 21 proposal diajukan ke Jakarta dari 43 draft proposal yang ada’ ujarnya singkat.

Sosialisasi, Bimtek, dan Pendampingan Dosen Peneliti

Capaian peningkatan kuantitas pengajuan proposal di atas tidak terlepas dari intensifnya LPMM dalam membina peningkatan kapasitas dosen dan peneliti. Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa menghadapi dibukanya peluang pendanaan dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kemendikbud RI, LPPM langsung ambil aksi untuk melakukan sosialisasi Panduan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat yang dikeluarkan  pemerintah (9 Oktober 2020). LPPM juga melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) penulisan dan sistem pengajuan online proposal penelitian dan pengabdian masyarakat selama 3 hari berturut-turut (13-15 Oktober 2020). Selanjutnya LPPM memberikan pendampingan mulai tanggal dibukanya peluang pengajuan proposal hingga ditutupnya sistem pengajuan similitabmas.go.id (15-29 Oktober 2020).

Pelaksanaan Sosialisasi, Bimtek, dan Pendampingan kepada Dosen Peneliti berkolaborasi dan didukung penuh oleh Guru Besar dan para Peneliti Senior, dan Reviewer Penelitian dan Pengabdian Masyarakat yang telah bersertifikat nasional; Profesor Dr. Bansu Irianto Ansari, Dr. Abubakar, M.Si, Dr. Evi Apriana, M.Pd, Dr. Muhammad Saleh, M.Pd, Dr. Hayati, M.Ag, dan Vera Vienna, ST, MT, serta tim LPPM sendiri.

Ketua LPPM USM, Muslem Daud, Ph.D, mengatakan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas dosen dan peneliti ini tidak akan berhenti dengan habisnya tenggat waktu pengajuan proposal kepada DRPM Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. ‘Masih banyak peluang pendanaan lain. Kita terus inventarisasi dan bangun komunikasi secara internal dengan Rektorat dan Yayasan Pembina Serambi Mekkah (YPSM) dan external USM. Selain Kemendikbud, ada kementerian lain seperti Kementerian Desa dan PDTT, pihak donor, dunia usaha, dan seterusnya, kata Muslem Daud yang baru genap 2 bulan menjabat sebagai pimpinan LPPM tersebut.

(Foto 1: Suasana Bimtek. Foto 2: Pendampingan Teknis. Foto 3: Suasana upload proposal 28/10/2020)

RIP dan Renstra Siap

Pembenahan administrasi dan landasan kerja yang dilakukan manajemen baru LPPM dimulai dari review Rencana Induk dan Pengembangan (RIP) LPMM serta kajian Rencana Strategis (Renstra) LPPM telah membuahkan hasil baik. RIP LPPM 2020-2034 dan Renstra LPPM 2020-2024 telah tersedia.

Review RIP dan Renstra telah melalui tahapan-tahapan dan mekanisme sejak pertengahan September lalu dan telah membuahkan hasil. Ke depan akan terus dilakukan penyesuaian-penyesuaian jika diperlukan. Penyususnan RIP dan Renstra ini mendapat perhatian dari Wakil Rektor I, Ir. H. Teuku Makmur, M.Si, Wakil Rektor II, Ilyas M. Harun, SE, M.Si, dan dipantau langsung oleh Dr. Hayati, M.Ag (Wakil Rektor 3) mulai dari tahapan Fokus Group Discussion, 15 September lalu.

‘Perkembangan LPPM ini tentu memberikan arah baik dalam penelitian dan pengabdian masyarakat’, nyoe kamulai hayue’ (ini sudah mulai hebat red#)’, ujar salah seorang dosen muda yang tidak mau disebut namanya. Semoga USM dapat terus menjalankan 2 pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi ini dengan lancar, disamping pengajaran sebagai rutinas pembelajaran di perkuliahan kampus. Semoga.

Target Menang Hibah Penelitian Dosen, LPPM USM Adakan Bimtek Selama 3 Hari

(Dr. Hayati, MA (Wakil Rektor 3), dalam Pembukaan Bimtek bersama Dr. Muslem Daud, M.Ed (Ketua LPPM)
 di Aula Dr. Mr. Teuku Moehammad Hasan, 13/ 10/ 2020

Banda Aceh, 16 Oktober 2020

Untuk menggenjot kuantitas dan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat tahun depan, 2021, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) adakan Bimbingan dan Teknis (Bimtek) kepada para dosen dan peneliti di lingkungan Universitas Serambi Mekkah, selama 3 hari, bertempat di Aula Dr. Mr. Teuku Moehammad Hasan 13/10/2020.

Kegiatan yang dimulai tanggal 13 Oktober (kemarin red) mengadirkan para Reviewer bersertifikat Nasional, antara lain Dr. Evi Apriana, M.Pd,  Dr. Muhamad Saleh, M.Pd. Selain itu, para dosen Senior seperti Dr. Drs. Abubakar A Djalil, MSi (Ketua LPPM, 2013-2017), dan Vera Vienna, ST, MT, Dr. Dian Aswita, S.Pd, M.Pd (Sekretaris LPPM) yang telah banyak melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat juga ikut dilibatkan.

 (Kegiatan Bimtek Pembekalan hari 1, dibawakan oleh Dr. Evi Apriana, M.Pd,  Dr. Muhamad Saleh, M.Pd )

Rektor Universitas Serambi Mekkah, Dr. Teuku Abdurrahman, SH, SpN, MH, memberikan  apresiasi kepada LPPM atas akselerasi kegiatan LPPM dengan berbagai kegiatan termasuk Bimtek 13-15 Oktober ini. Sementara itu, Wakil Rektor 3, Dr. Hayati, M.A mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh LPPM sangat penting dan pada saat tepat. Apalagi dalam beberapa hari ke depan akan dibuka peluang pendanaan dari Kementerian. ‘Jadi kesempatan baik ini supaya digunakan sebaik baiknya’, ujar Dr Hayati dalam sambutan pembukaan Bimtek, mewakili Rektor USM Selasa 13 Oktober 2020.

Ketua LPPM, Dr. Muslem Daud, M.Ed mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada seluruh dosen dan peneliti Universitas Serambi Mekkah untuk terus belajar dan mengembangkan diri dalam menjalankan amanah Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya penelitian dan pengabdian masyarakat. Diharapkan para dosen dan peneliti akan terpacu dalam memaksimalkan kesempatan, termasuk peluang pendanaan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), Kementerian Pendidikandan Kebudayaan Republik Indonesia.

(Kegiatan Bimtek Pembekalan hari ke 2, dibawakan oleh Dr. Dian Aswita, S.Pd, M.Pd)

‘Alhamdulillah, menurut informasi saya terima dari Pak Almukarramah, S.Pd, M.Pd (staf LPPM/ Operator) hingga hari ke dua sudah 43 proposal yang terkumpul, dan kita berharap akan lebih banyak lagi hingga besok’ ujar Kepala LPPM ditemui di sela-sela Bimtek. ‘Kiranya ini menjadi hal baik, mengingat jumlah penelitian didanai oleh Kementerian dalam dua tahun terakhir terbatas’ pangkas alumni Program Doktor di Taiwan tersebut.

Hingga hari ke dua (Rabu, 14/10/2020), kegiatan Bimtek masih berlangsung dengan variasi sesi pembekalan di pagi hari dan sesi bimbingan langsung sehabis siang hingga sore. Semoga para dosen dan peneliti menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya dan berhasil. Amin.

Penyerahan Sertifikat Kepada Pemateri di Hari Terakhir BIMTEK (15 Oktober 2020)