Pembekalan KKN Mahasiswa USM Peduli Stunting Bersama BKKBN

Universitas Serambi Mekkah (USM) Aceh melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dan Badan Pelaksana KKN melaksanakan kegiatan pembekalan bagi mahasiswa calon peserta KKN dengan tema “Melalui KKN Mahasiswa Universitas Serambi Mekkah Bersilaturrahmi dan Mengabdi Bersama Kita Bangun Desa di Lokasi Sasaran Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Jaya”. Kegiatan pembekalan digelar di Aula Dr. Mr. Teuku Haji Moehammad Hasan Universitas Serambi Mekkah, Rabu (5/6/24).

Kegiatan pembekalan ini turut dihadiri oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Aceh, Safrina Salim, SKM, M.Kes.

Kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang diisi dengan laporan Ketua LPPM sekaligus Kepala BAPEL KKN, Dr. Abubakar, M.Si., serta sambutan dari Rektor USM Dr. Teuku Abdurahman, SH, Sp.N dan Kepala BKKBN Perwakilan Aceh Safrina Salim, SKM, M.Kes.

Dr. Abubakar dalam laporannya menyampaikan mahasiswa peserta KKN Tahun 2024 sebanyak 466 mahasiswa dan akan ditempatkan di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Jaya.

Rektor USM Dr. Teuku Abdurahman, SH, Sp.N dalam sambutan dan pembukaan acara mengatakan bahwa KKN merupakan salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan mata kuliah yang wajib diikuti mahasiswa. KKN juga merupakan kesempatan mahasiswa untuk mengimplementasikan apa yang sudah dipelajari atau menerapkan ilmu selama mengikuti perkuliahan.

“Kiranya mahasiswa peserta KKN dapat menjaga tutur kata dan perilaku selama di lingkungan masyarakat nanti. Sifat tidak terpuji sangat tidak diperbolehkan dan tentunya mahasiswa tidak membawa hal-hal yang meresahkan di lingkungan KKN,” tegas Rektor.

Pada kesempatan tersebut Kepala BKKBN Perwakilan Aceh Safrina Salim, SKM, M.Kes., Menyampaikan bahwa wujud  Kerjasama antara Universitas Serambi Mekkah dan BKKBN Aceh ini diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan dalam mengurangi angka stunting di Indonesia.

“Dengan melibatkan mahasiswa dalam kegiatan ini, diharapkan akan tercipta kepedulian yang lebih luas terhadap isu gizi dan kesehatan anak serta terbentuknya generasi yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan”, tutur Safrina.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.