LPPM Sosialisasi Panduan Terbaru, Rektor USM: Penelitian itu Wajib

Share to your social networks

Banda Aceh, 10 Oktober 2020

Untuk akselarasi penelitian dan pengabdian masyarakat tahun depan, 2021, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)  adakan sosialisasi Buku Panduan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat XIII kepada para dosen dan peneliti di lingkungan Universitas Serambi Mekkah, bertempat di Aula Dr. Mr. Teuku Moehammad Hasan Jum’at 09/10/2020. Kegiatan yang dimoderatori oleh Dr. (Cand.) Fadhilah, M.Pd, mengahdirkan Pemateri Muslem Daud, Ph.D (Ketua LPPM) dan Dr. Drs. Abubakar A Djalil, MSi (Ketua LPPM, 2013-2017). Acara tersebut turut mengundang unsur Pimpinan: Rektor, Wakil Rektor 1, Wakil Rektor 3, Para Dekan, dan Pejabat Kampus USM lainnya.

Penelitian Wajib, Boleh Salah Tidak Bohong.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Serambi Mekkah, Dr. Teuku Abdurrahman, SH, SpN, MH menegaskan bahwa semua dosen wajib melakukan penelitian, dan juga pengembangan,  yang dilanjutkan dengan pengabdian kepada masyarakat.

Karena itu, Rektor USM mengapresiasi LPPM, dan menegaskan pentingnya acara sosialisasi Panduan pada hari ini. Sehingga kesempatan penelitian dan pengabdian masyarakat dapat terfasilitasi dengan baik. Diharapkan juga proposal sesuai panduan, selanjutnya kuantitas kegiatan akan meningkat. Begitu juga halnya dengan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh para dosen dan civitas akademika USM, dapat terus berkiprah dan berkembang.

Dalam kaitannya dengan penelitian, sang Rektor mengingatkan bahwa ‘boleh salah tapi tidak boleh bohong’. Kesalahan dapat diperbaiki dengan penelitian selanjutnya. Namun berbohong dari berbagai sisi tidak dapat dibenarkan. Karena itu lakukan citasi yang benar, dan kroscek ulang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan termasuk plagiasi, dan seterusnya.

Rektor juga mengiginkan supaya pengabdian pada masyarakat supaya digenjot baik melalui kegiatan desa binaan, dukungan pada masyarakat petani dan nelayan, industri kecil dan menengah.

Siap Memfasilitasi dari Nol

Dalam pemaparannya, Muslem Daud, M.Ed, Ph.D mengatakan bahwa sosialisasi pada hari ini adalah untuk memberikan informasi lebih awal, mempersiapkan para dosen dan peneliti secara lebih baik. Sehingga proposal penelitian dan pengabdian pada masyarakat akan naik di tahun 2021, baik dari sisi jumlah dan kualitas proposal, maupun pendanaan. Karena itu, LPPM siap memfasilitasi mulai dari Nol hingga selesai proses penyampaian proposal penelitian ke kementerian.

Berbagai skema yang digariskan oleh pemerintah, tinggal diikuti, dipilih, dituangkan dalam bentuk tulisan, dan datang kepada LPPM untuk penyempurnaan di mana perlu. LPPM akan memberikan pendampingan melalui tenaga-tenaga ahli terdiri dari para dosen senior dan reviewer bersetifikat nasional, dan operator teknis handal.

‘Dengan potensi yang kita miliki, kita yakin bahwa kita dapat raih peluang-peluang ini. Apaliagi banyak dari dosen kita yang membantu berbagai instansi di luar kampus yang dapat menjadi mitra dalam penelitian dan juga pengabdian kepada masyarakat’ ujar Dr. Muslem, menyemangati para peserta.

Ikuti Panduan

Sementara itu, Dr. Drs. Abubakar A Djalil, M.Si, dalam pemaparannya menyebutkan bahwa komitmen LPPM untuk peningkatan status Binaan ke Madya perlu didukung secara bersama-sama. Kalau sudah Madya, maka banyak hal bisa kita lakukan dan dana yang dikelolapun lebih banyak, hingga 6 M. Selanjutnya, secara bertahap dapat ditingkatkan ke tingkat yang lebih tinggi dengan dana yang berlipat. Karena itu, kesempatan ini perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya apalagi LPPM sudah mau membina, mendampingi dari proses awal hingga akhir penyerahan proposal penelitian dan pengabdian masyarakat.

Secara teknis, Buku Panduan yang sedang disosialisaikan supaya benar-benar diikuti, baik dari sisi format penulisan, jumlah kata, font, dan seterusnya jangan dianggap remeh. Terkadang Reviewer pertama sekali mengecek adalah kepatuhan peneliti pada format. Artinya jangan sampai belum apa-apanya sudah tersingkir duluan. Sementara itu, para peneliti juga memperhatikan jenis dan tipikal skema penelitian dan pengabdian masyarakat yang diikuti. Ini penting karena masing-masing skema berbeda tujuan dan sasaran antara satu dan lainnya’ papar mantan Kepala LPPM yang mengelola dana puluhan Milyar dari tahun 2013-2017 tersebut sembari mendapat applaus dari peserta.

Kegiatan sosialisasi Buku Panduan Penelitian Edisi XIII yang tetap berpegang pada protokol Covid-19, tersebut berlangsung hingga jelang siang merupakan tindaklanjut dari komitmen LPPM untuk memfasilitasi para dosen dan peneliti USM lolos dalam proposal penelitian tahun 2021. Berdasarkan konfirmasi kepada Sekretaris LPPM, Dr Dian Aswita, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa dalam beberapa hari ke depan akan diaadakan Bimtek dan Pendampingan secara kontinue sampai dengan selesainya proses upload proposal oleh masing-masing dosen dan peneliti sebagai bagian akhir proses pengajuan pendanaan ke Kemendikbud Ristek-Brin. Semoga berhasil. Amin.

Share to your social networks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.