Kisah Amron, Mahasiswa Asal Thailand Jalani Puasa di Indonesia

Puasa Ramadhan di negara berbeda selalu menyisakan pengalaman tersendiri, terlebih bulan Ramadhan adalah momentum yang identik dengan kebersamaan dan kekeluargaan.

Pengalaman ini dibagikan oleh Amron Hayeeduereh, mahasiswa Thailand yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Universitas Serambi Mekkah, Aceh, Indonesia. Mahasiswa Prodi KPI FAI USM ini mengaku jauh dari keluarga adalah salah satu tantangan terbesar yang ia hadapi. Meski demikian, ia tetap khusyu’ menjalani hari-hari berpuasa dan ibadah di bulan Ramadhan.

“Ini sudah tahun ke-4 saya puasa di Indonesia. Alhamdulillah lancar. Rindu kampung halaman sudah pasti ada, tapi saya senang karena teman-teman di sini selalu menyemangati saya, jadi rindu saya sedikit terobati”, ujar Amron ketika diwawancarai Humas USM, Kamis (4/4/24).

Menurutnya, banyak persamaan budaya antara Indonesia dan Thailand. Salah satunya adalah kebersamaannya. Baik di Indonesia dan Thailand, warga senang berburu takjil dan berbuka puasa bersama-sama. Begitu juga dengan suasana tarawih. Pada malam Ramadhan, terlihat keramaian orang-orang yang baru pulang tarawih dari mesjid baik di Pattani maupun Aceh.

Namun, ada juga perbedaan mendasar. Contohnya di Thailand, ia menjalani puasa di tengah-tengah masyarakat yang mayoritas beragama Buddha, sedangkan di Indonesia berada di tengah-tengah masyarakat mayoritas Muslim. Perbedaan lainnya adalah makanan.

“Biasanya di Thailand kita berbuka dengan makanan ringan dan manis-manis. Salah satunya Kue Hagit dan Pulot Kaya. Tidak ada gorengan. Sedangkan di Indonesia, saya berbuka dengan risol, bakwan dan makanan gorengan lainnya”, pungkas Mahasiswa dari Negeri Gajah Putih ini yang mampu berbahasa Indonesia dengan baik.

Suasana Ramadhan berbeda ini tetap dinikmati Amron. Ini akan menjadi pengalaman berharga setelah ia menyelesaikan kuliah nanti. Lebaran Idul Fitri yang akan datang ini juga akan ia jalani di Indonesia bersama dengan teman-temannya, namun ia tetap bersabar dan menjalaninya dengan penuh rasa syukur.

 

 

 

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.