Kisah Ali, Mahasiswa USM Jalani Ibadah Puasa Diperantauan

Bulan puasa 2024 hampir memasuki masa akhir perjalanan. Bagi umat Islam, melewati Ramadhan bersama keluarga tentu menjadi sesuatu yang sangat didambakan.

Kendati demikian, tak semua kalangan Muslim dapat menikmati momen tersebut, terutama para mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah asalnya.

Ali Ameran, salah satu mahasiswa tingkat akhir Universitas Serambi Mekkah menceritakan pengalamannya dalam menjalani ibadah puasa di perantauan kepada Humas USM, Selasa (2/4/24).

Selama berkuliah nyaris 4 (empat) tahun di Program Studi (Prodi) Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Serambi Mekkah (USM), Ali mengaku selalu menjalankan ibadah puasa tanpa sosok orang tua karena terpaut jarak.

“Selama ini, saya menjalani puasa selalu di Banda Aceh. Biasanya H-3 sebelum Idul Fitri baru saya pulang kampung ke Gayo Lues,” ujarnya membuka obrolan, seolah paham alasan saya mewawancarainya.

Meski terkadang masa libur kuliah telah tiba, tak lantas Ali buru-buru mudik ke daerahnya yang terkenal dengan julukan Negeri Seribu Bukit. Pasalnya saat ini, ia sedang aktif melanglang buana di berbagai organisasi untuk mempersiapkan masa depannya jika lulus kuliah nanti.

“Pengalaman Ramadhan tahun ini sedikit berbeda dibandingkan masa awal merantau ke Banda Aceh”, sambung Ali. Bila momen berbuka puasa telah tiba, Ali dan beberapa rekannya kerap berburu takjil gratis yang dibagikan di masjid-masjid.

“Dulu kami memanfaatkan masjid-masjid yang menyediakan takjil gratis setiap hari. Maklum, karena hemat, praktis, dan tidak ribet, terutama untuk anak perantauan atau kos-kosan seperti kami”, ujarnya.

Menjalani puasa di perantauan bukan menjadi masalah besar bagi Ali. Justru momen Ramadhan ini akan menjadi cerminan sebenar-benarnya pejuang. Tak hanya berjuang menyelesaikan kewajiban di bangku perkuliahan, tapi juga niat tulus melaksanakan ibadah.

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.