Seminar International, Dekan Fakultas Agama Islam USM Fokus Materi “Pendidikan Madrasah di Era Milenial”

Share to your social networks

Banda Aceh, 31 Oktober 2019

Seminar International menjadi kegiatan yang lazim diadakan oleh berbagai Institusi,  seperti  halnya yang dilaksanakan oleh Universitas Islam Negeri Ar Raniry Banda Aceh, pada hari ini, Kamis, 31 Oktober 2019  bertempat di Aula Tarbiyah B, Lantai II UIN Ar-Raniry.

Event Akademis International ini, bertema “Transformasi Pendidikan Madrasah di Era Milenial” yang secara khusus diselenggarakan oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dengan mendatangkan pemateri dari dalam dan luar negeri, diantaranya Prof. Sattar Rasul, Ketua STEM UKM Malaysia,  dan dari Indonesia Dr. Rahma Johar, M.Pd Dosen Unsyiah, Zaki Al Fuad, M.Pd, Ketua Prodi STKIP BBG Banda Aceh dan Ramadon, S.Pd, M.Ed, Ph.D Dekan Fakultas Agama Islam, Universitas Serambi Mekkah Aceh.

Salah satu Keynote Speaker dari Indonesia, Rahmadon, S.Pd, M.Ed, Ph.D, dipercaya untuk memberikan materi tentang “mengelaborasi pembelajaran berbasis karakter Islami pada pendidikan madrasah di era milenial” sesuai dengan perkembangan kondisi saat ini.

Pentingnya topik yang di angkat, membuat berbagai kalangan di Aceh menarik untuk mengikuti seminar kelas International ini, baik mahasiswa, dosen dan masyarakat umum.

Dekan FAI USM, dalam penjelasan materinya, mengatakan, Penggarapan pembelajaran berbasis karakter islami harus dilakukan secara terintegrasi dalam setiap komponen pembelajaran pada Madrasah Ibtidaiyah yang dipadukan dengan perkembangan serta kecanggihan teknologi dan informasi. Kegiatan tersebut dapat dilakukan dalam kegiatan Intrakurikuler, Kokurikuler dan Ektra Kulikuler, dengan ruang lingkup spiritual dan emotional development (olah pikir), intelectual development (olah hati), affective dan creative development (olah rasa/karsa), dan physical serta kinesthetic development (olah raga).

Rahmadon, S.Pd, M.Ed, Ph.D, yang merupakan lulusan Sudan ini menambahkan, Implementasi nilai-nilai karakter islami tersebut dalam pembelajaran melalui kurikulum yang terintegrasi dalam mata pelajaran umum dan mata pelajaran muatan lokal serta pengembangan diri melalui pembudayaan dan pembiasaan perilaku, kegiatan ekstrakurikuler dan bimbingan konseling.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian penghargaan/plakat kepada para narasumber dan foto bersama.

Share to your social networks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.