Prodi Teknik Lingkungan USM Laksanakan Workshop Akreditasi

Share to your social networks

Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan perguruan tinggi adalah dengan melakukan akreditasi program studi. Akreditas yang bagus merupakan barometer keunggulan sebuah program studi. Untuk mendapatkan akreditasi yang bagus diperlukan upaya-upaya peningkatan kualitas pengisian borang akreditasi. Untuk mencapai tujuan ini Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Tekni Universitas Serambi Mekkah melakukan Workshop Borang Akreditasi selama dua hari (6-7 Februari 2018) di Kampus Fakultas Teknik.

Workshop dipandu oleh reviewer yang juga merupakan asesor dari Universitas Syiah Kuala, Dr. Hesti Meilina, ST,M.Si. Sementara dari Teknik Lingkungan hadir Kaprodi yaitu Muhammad Nizar, ST, MT dan anggota tim penyusun borang serta anggota penjaminan mutu fakultas.

Hesti Meilina dalam acara tersebut memaparkan cara-cara agar pengisian borang akreditasi bisa berkualitas, tepat sasaran dan bisa meraih nilai akreditas yang bagus. “Teknik Lingkungan bisa mendapatkan akreditas B asal mau bekerja keras untuk melengkapi dokumen borang,”ujar Hesti Meilina.

Selama ini salah satu kendala dalam pengisian borang akreditasi adalah dokumen pembuktian kegiatan perguruan tinggi yang telah dilaksanakan maupun yang direncanakan dilaksanakan. Padahal ini sangat penting bagi penilaian akreditasi kampus.

Selain itu Hesti Meilina juga menyampaikan beberapa hal antara lain semua standar atau item dalam birang bernilai sama, tidak ada yang berbobot lebih tinggi dari yang lain. Misalnya item akses buku pustaka dengan riset dosen sama aja bobotnya. “ Tapi kita lupa mengembangkan pustaka. Buku yang terkait Teknik Lingkungan masih sedikit. Kita perlu ratusan buku supaya bisa dapat nilai penuh 4. Contoh lain pembagian ruang dosen yang selama ini diabaikan, bobotnya padahal sama saja dengan pembuatan kurikulum yg menurut kita jauh lebih susah,”jelas Hesti.

Mendapatkan akreditas bagus sebenarnya mudah asal disiapkan dari awal. Disiplin dalam pembuatan dokumen laporan. Misalnya laporan kegiatan, Surat Keputusan, , notulensi, dll. Kalau setiap acara dibuat laporan, maka akreditasi menjadi baik. Selain itu Hesti meminta agar dibuatkan kalender kegiatan ilmiah yg di SK kan. Jadi semua kegiatan berdasarkan kalender tersebut. Bukan cuma insidentil. Harus ada perencanaan, budget, dan penanggung jawab, katanya.

Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) masih rendah padahal dari sini poinnya bisa lumayan karena menyangkut nilai standar lain. Misalnya penyebaran visi dan misi melalui website dsb

Share to your social networks

One Comment on “Prodi Teknik Lingkungan USM Laksanakan Workshop Akreditasi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AlphaOmega Captcha Classica  –  Enter Security Code