PGSD USM Adakan Kuliah Umum Kebencanaan

Share to your social networks

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Serambi Mekkah kembali menyelenggarakan kuliah umum yang bertema “Pentingnya Pendidikan Terhadap Penanggulangan Bencana”. Kuliah umum tersebut menghadirkan seorang narasumber ahli yaitu Bapak Fadhil, S.Sos, MM selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh dan dipandu oleh seorang Moderator yaitu Bapak Drs. M. Isa rani, M.Pd selaku dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Serambi Mekkah. Kegiatan yang terbuka bagi seluruh sivitas akademika dan mahasiswa/i Universitas Serambi Mekkah itu diselenggarakan pada Kamis (21/3) di Aula Dr. Mr. H. Teuku Moehammmad Hasan Universitas Serambi Mekkah. Pada kesempatan tersebut, Bapak Fadhil, S.Sos, MM menyampaikan berbagai upaya- upaya dan kebijakan pemerintah dalam mengurangi risiko bencana, khususnya di Kota Banda Banda Aceh. Dari data dapat dilihat bahwa terdapat kecenderungan kejadian bencana di Daerah Kota Banda Aceh dalam rentang waktu tahun 2000-2014 yaitu: Bencana yang kecenderungan kejadiannya meningkat terjadi pada bencana cuaca ekstrim dan kebakaran gedung dan pemukiman, dan bencana yang kecenderungan kejadiannya tetap adalah banjir dan gempa bumi. Untuk bencana Tsunami walau baru sekali terjadi dalam kurun waktu 15 tahun namun bisa di kategorikan tetap karena mempunyai siklus perulangan kejadian yang sangat lama yaitu lebih kurang 100 tahun berdasarkan sumber informasi yang ada begitu juga untuk bencana banjir dengan frekuensi kejadian turun naik setiap tahunnya sehingga bisa dikatakan kecenderungannya tetap. Tak hanya itu, beliau juga memperlihatkan data sekolah di Kota Banda Aceh dari sumber statistik Kota Banda Aceh tahun 2018, yaitu terdapat 482 sekolah berdasarkan jenis tingkatannnya mulai dari PAUD hingga PTN/PTS, dan terdapat 246 sekolah yang rentan akan terjadinya bencana alam di Kota Banda Aceh. Berdasarkan hasil kajian Risiko Bencana serta data, maka Kota Banda Aceh adalah salah satu wilayah di Indonesia yang mempunyai tingkat Kerentanan dan Kerawanan Bencana tinggi, untuk itu arah Kebijakan Pemerintah kota Banda Aceh adalah Mengwujudkan Kota Banda Aceh sebagai” Kota yang Tangguh Bencana” artinya Membangun Sistem di Masyarakat (Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat) yang mampu mengantisipasi, bertahan, mampu meredam/mitigasi, mampu melindungi dan beradaptasi serta mampu untuk pulih kembali dengan lebih baik dan lebih aman. Kalaksa BPBD Kota Banda Aceh itu juga mengatakan bahwa hingga saat ini Struktur tanah “ALUVIAL” Kota Banda Aceh mengandung Lempung Pasiran , yang tersebar hampir disemua kecamatan dan yang sedikit lebih hanya sebahagian Baiturahman dan Lueng Bata, yang hal ini akan berakibat bisa terjadinya Bencana Likuifaksi. “Bencana alam sewaktu-waktu akan terjadi dimana saja dan kapan saja tanpa bisa kita prediksi dan kita duga. Apa yang harus kita lakukan? Tentunya kita perlu melakukan penyelamatan diri dengan berbagai cara agar kita terhindar dan selamat dari bencana itu. Namun hal yang paling utama adalah dengan meningkatkan dan menanamkan nilai keimanan/spiritual (nilai agama) dalam diri masing-masing. Saat terjadi bencana alam perbanyaklah bertasbih dan berzdkir kepada Allah SWT. karena itulah kekuatan yang kita miliki” ujar Bapak Fadhil, S.Sos, MM. Sementara itu, Ketua panitia Bapak Erdi Surya, S,Pd, M. Pd menyampaikan bahwa kuliah umum ini merupakan bentuk kerja sama yang dijalin USM dan BPBD Kota Banda Aceh. Kemudian Ka. Prodi PSGD yaitu Ibu Maulidar, S.Pd, M.Pd juga menyampaikan pendidikan kebencanaan diharapkan diterapkan di bangku Sekolah Dasar (SD) dan masuk ke dalam kurikulum nasional. Rektor Universitas Serambi Mekkah yang diwakilkan oleh Bapak Wakil Rektor I Bidang Akademik yaitu Bapak Ir. H. T. Makmur, M.Si, Bapak Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan yaitu Bapak Jalaluddin, S.Pd, M.Pd, dan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang Wakilkan oleh Wakil Dekan I yaitu Bapak Drs. M. Ridhwan, M.Si, seluruh Ka. Prodi dan dosen dalam ruang lingkup FKIP, serta mahasiswa Universitas Serambi Mekkah turut hadir dalam acara tersebut. Turut hadir juga Kepala Sekolah dan guru-guru Sekolah Dasar Kota Banda Aceh, salah satunya yaitu Kepala Sekolah SD Negeri 50 Banda Aceh. Acara kuliah umum ini diharapkan agar mahasiswa dapat meningkatkan dan menambah ilmu pengetahuan tentang bencana alam, mengetahui keselamatan dasar dalam mengahadapi bencana secara mandiri dan mampu bertindah pra dan pasca bencana alam itu terjadi

Share to your social networks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AlphaOmega Captcha Classica  –  Enter Security Code
     
 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.