Fakultas Teknik USM Tanda Tangan MoU dengan Fakultas Sains & Teknologi UIN Ar-Raniry

Fakultas Teknik Universitas Serambi Mekkah (FT-USM) dan Fakultas Sains & Teknologi (FST) UIN Ar-Raniry sepakat melakukan kerjasama dalam bidang Tri Darma Perguruan Tinggi. Kesepakatan ini dituangkan dalam Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) atau kesepahaman bersama antara kedua belah pihak yaitu FTS Ar-Raniry oleh Dekan, Dr. Ir. Muhammad Dirhamsyah, MT sementara dari FT-USM diwakili oleh Pembantu Dekan III, T. Muhammad Zulfikar, ST,MP. Penandatanganan berlangsung hari Senin (18/9/2017) Gedung FTS-Ar-Raniry, Darussalam Banda Aceh.

Pada acara ini hadir sejumlah dosen dibawah FT-USM dan Fakultas Sains & Teknologi UIN Ar-Raniry. MoU merupakan bentuk konkrit dari kerja sama antar dua perguruan tinggi yang selama ini sudah berjalan dengan baik.

Dalam sambutan singkatnya T. Muhammad Zulfikar, ST,MP mengatakan setelah MoU ini diteken kedua belah pihak dapat melakukan kegiatan penelitian, pengajaran dan pengabdian bersama. “Kami berharap MoU jangan hanya terhenti pada penandatanganan saja tetapi yang lebih penting adalah pelaksanaannya dari MoU tersebut,” ujarnya. Pertukaran informasi, penelitian bersama dua belah pihak juga sangat penting, sambungnya. “ Apalagi saat ini FST Arraniry sedang giat-giatnya melaksanakan berbagai kegiatan ilmiah yang dapat melibatkan kedua belah pihak,”sambungnya.

Sementara itu Dr. Ir. Muhammad Dirhamsyah, MT juga menyampaikan hal yang senada. Ia berharap kerjasama ini dapat segera terealisasi segera. “Nantinya kami akan mengundang FT USM dalam kegiatan akademik dalam waktu dekat ini,”katanya.

Nota Kesepahaman Kerjasama ini berisikan kerjasama dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. MoU disepakati berlaku selama lima tahun. Perjanjian ini juga mencantumkan Prodi Teknik Lingkungan sebagai pelaksana kegiatan di kedua institusi sehingga prodi-prodi tersebut dapat proaktif dalam melakukan kerja sama antar prodi

Profesor dari Taiwan Pemateri Simposium Internasional di USM

Dalam kerangka yudisium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Serambi Mekkah (USM), tanggal 30 Agustus 2017, maka akan diadakan Simposium Internasional. Kegiatan ini bertujuan membuka wawasan para calon lulusan yang akan diwisuda beberapa waktu ke depan, dan juga civitas akademika USM untuk terus membuka wawasan keilmuan dan mencermati berbagai peluang kependidikan, termasuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Menurut Pembantu Dekan I FKIP, Drs. Muhammad Ridhwan, M.Pd, dalam simposium internasional kali ini, menghadirkan Professor Dr. Po-Tsang Huang dari Taiwan yang akan mengupas pendidikan tinggi di Taiwan. Pemateri lainnya adalah Dr. Israwati, M.Si (Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, FKIP-USM) yang akan membahas tentang peluang-peluang pendidikan. Disamping itu, untuk mendapatkan informasi peluang beasiswa, maka tim Elite Study in Taiwan (Esit) hadir dalam acara tersebut yang langsung datang dari Taiwan yaitu Hariyanto Gunawan, Ph.D and Ms. Pin-Fen Huang. ‘Kita juga sudah mintakan ketua prodi pendidikan ekonomi FKIP-USM, Dr. Muslem Daud, M.Ed, sebagai moderator sehingga diharapkan kegiatan ini akan berjalan dengan menarik’, imbuh Ridhwan kepada Media.

Menurut Dekan FKIP, pada semester ini akan diyudisium 231 calon sarjana di lingkungan FKIP USM. Kiranya, kegiatan simposium ini akan memberi pencerahan bagi calon wisudawan yang akan menapaki tahapan kegiatan berikutnya. Kegiatan ini mengambil tempat di lantai 3, Auditorium Mr. Dr. H. T. Moehammad Hasan, di kampus induk USM Batoh.

Kegiatan ini sendiri difasilitasi oleh ATaB (Aceh Taiwan Bridge) yang merupakan gugus kerja dari Office of International Affairs (OIA, Kantor Urusan Internasional) Universitas Serambi Mekkah. Menurut, Ir. T. Makmur, M.Si (Pembantu Rektor I Bidang Akademik) didampingi oleh Maliya Syabrina, M.Sc (Kepala OIA), dan Muhammad Zulfajri, M.Sc (inisiator ATaB), gugus kerja ini dibentuk atas inisiatif alumni Taiwan yang kini bertugas di USM dan kita mengapresiasi inisiatif ini. ‘Harapannya, ini akan mempermudah komunikasi dan dapat menjadi referensi dalam menciptakan kerja sama dengan Taiwan’, pangkas T. Makmur dengan mantap.

Rektor USM Terima Kunjungan ESIT Taiwan

Bertempat di Kampus induknya kawasan Batoh Banda Aceh, Rektor Universitas Serambi Mekkah (USM) menerima kunjungan tim Elite Study in Taiwan (ESIT) hari ini Kamis 3 Agustus 2017. Tim ESIT beranggotakan 4 staff (dua diantaranya langsung datang dari Taiwan) disambut hangat oleh Rektor USM dan para Wakil Rektornya serta para dosen berhadir.

Pertemuan yang dimoderatori oleh DR Muslem Daud, M.Ed memperkenalkan singkat para Rektorat USM, Dekan dan dosen serta alumni Taiwan berhadir. Selanjutnya, dalam kesempatan sambutannya Rektor USM, DR. H. Abdul Gani Asyik, MA mengemukakan bahwa kunjungan ESIT ke USM merupakan suatu kehormatan dan ini adalah dari keberlanjutan kerjasama dengan lembaga Kementrian Pendidikan Taiwan tersebut sejak beberapa tahun terakhir. Di samping sudah melakukan MOU, kita juga telah melakukan diskusi ilmiah dan seminar internasional bernarasumberkan profesor-profesor Taiwan seperti Professor Bor-Chen Kuo dari National Taichung University of Education. ‘Ke depan kita harapkan kerjasama ini perlu terus diisi dengan lebih banyak kegiatan lagi’, pungkas Rektor USM tersebut.

Pin-fen Huang dan Tzu-Hui Lin (ESIT Coordinator) mengatakan bahwa ia dan timnya sangat senang berada di USM dan ini adalah kelanjutan kerjasama yang telah dirintis sebelumnya. Dalam pemaparan presentasinya Huang mengatakan bahwa ESIT menawarkan berbagai peluang beasiswa baik itu beasiswa dari Pemerintah Taiwan, beasiswa Kampus Taiwan yang ada dalam Konsorsium ESIT dan juga beasiswa-beasiswa lainnya yang dikelola oleh ESIT. Huang juga menjanjikan akan mengalokasikan beasiswa khusus yang baru saja disetujui bulan Juli lalu untuk civitas akademika USM. Menurut sang Coordinator, hal terpenting adalah calon mahasiswa mempersiapkan diri dengan baik, dari sisi kemampuan akademik, bahasa dan juga persyaratan yang dibutuhkan. Berkaitan dengan bahasa, maka ia menyarankan untuk mengambil program pembelajaran dalam bahasa Inggris atau kelas internasional sehingga kuliah dapat tamah sesuai dengan waktu yang tersedia.

Berdasarkan pantauan media, setelah pemaparan, dilakukan sesi tanya jawab dan hal mengemuka adalah adanya kebutuhan untuk pelatihan persiapan belajar di Taiwan bagi mahasiswa yang telah lulus seleksi. Karenanya, DR Muslem Daud (yang juga Coordinator Aceh-Taiwan Bridge) meminta kepada ESIT untuk membantu pengiriman Tutor langsung dari Taiwan untuk dilibatkan dalam pelatihan dimaksud. Sementara Fajri, S.Pd, M.Sc dan Ikramullah Zein, ST, M.Sc mengusulkan adanya kebijakan kelulusan bagi calon penerima beasiswa dari USM. Tania Setiawan (Manager Taiwan Education Justify, Indonesia) mengatakan akan memperjuangkan namun ia menyarankan supaya yang akan dikirim ke Taiwan benar-benar siap supaya sukses dalam belajar di sana.

Ditemui di tempat terpisah Wakil Rektor I USM (Ir. T. Makmur, MSi), Wakil Rektor II USM (Ilyas M. Harun, SE, M.Si), Wakil Rektor III USM (Jalaluddin, S.Pd, M.Pd) dan Juga Wakil Dekan FKIP USM (Drs M. Ridhwan, M.Pd) mengatakan bahwa pertemuan ini dipandang strategis bukan hanya untuk peningkatan sumber daya civitas akademika USM tetapi jauh lebih dari itu untuk mendapatkan peluang-peluang yang jauh lebih besar untuk pengembangan ilmu pengetahuan di berbagai bidang.

Pertemuan ini sendiri difasilitasi oleh ATAB (Aceh-Taiwan Bridge) yang berkolaborasi dengan Ibu Ria, M.Sc (OIA Unsyiah). ATAB sendiri merupakan pokja (kelompok kerja/ working group) dari Office of International Affairs (OIA) USM yang beranggotakan para alumni Taiwan yang sekarang menjadi dosen di USM. ATAB berperan aktif memfasilitasi kerjasama khususnya di bidang pendidikan-pelatihan, penelitian dan kerjasama bidang pengabdian dan pengembangan kemasyarakatan di Aceh Indonesia dan Taiwan.

Berikut adalah beberapa foto kegiatan acara tersebut.

.

USM Juarai Parade Cinta Tanah Air

Telah dilaksanakan kegiatan Lomba Diskusi Parade Cinta Tanah Air (PCTA)  Tahun 2017 dengan tema “Dengan Semangat Bela Negara Generasi Muda Mampu Mengatasi Pengaruh Radikalisme, Terorisme, dan Pengaruh Negatif Media serta Bahaya Narkoba” pada tanggal 23 Juli 2017 bertempat di Hotel Grand Aceh Syariah (Jl. Amd. Lamdom, Batoh).
Mahasiswa dari Universitas Serambi Mekkah yang ikut berpartisipasi dalam lomba diskusi ini yaitu Rahmat Sarong Handoko (Pendidikan Kimia), Rika Ovisa (Pendidikan Kimia), Rian Maulana (Ilmu Kesehatan Masyarakat), Ade Indriani Ayu Putri (Pendidikan Ekonomi), Sri Mulyadi (Pendidikan Ekonomi),  Nova Nanda Sari (Pendidikan Ekonomi), Rian Sundara (Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi), Khairul Anshar (Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi), Murdani (Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi). Yang kemudian mencapai peringkat 8 besar dengan skor tertinggi diraih oleh Rahmat Sarong Handoko dan Rika Ovisa, mahasiswa semester 4 dan semester 6 Pendidikan Kimia yang kemudian membawa harum nama Universitas menuju babak final.
Dan dengan kehendak Allah SWT, Rahmat Sarong Handoko dan Rika Ovisa menggapai Juara II dalam Lomba Diskusi Parade Cinta Tanah Air (PCTA) Tahun 2017 ini. Yang juara I diraih oleh Peserta yang berasal dari Universitas Syah Kuala, dan Juara III diraih oleh peserta yang berasal dari Universitas Muhammadiyah. Selamat kepada Rahmat dan Rika. Dan selamat juga kepada semua peserta yang ikut meramaikan kegiatan ini. Semoga kelak berhasil dimasa yang akan datang. Amin.